Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Yudi Prasetya, mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, berhasil terpilih dalam ajang bergengsi Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis 2025 yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Yayasan Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis.
Ajang ini merupakan wadah bagi putra-putri terbaik daerah untuk tampil sebagai duta budaya dan pariwisata, sekaligus pelopor generasi muda dalam melestarikan seni serta tradisi lokal. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 15 Juni hingga 2 Agustus 2025, melibatkan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pemuda-pemudi umum berusia maksimal 25 tahun. Para peserta harus melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, audisi, technical meeting, photoshoot, karantina online dan offline, hingga tes tulis, catwalk class, serta unjuk bakat.

Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan fisik, melainkan juga kecerdasan, kepribadian, wawasan kebudayaan, keterampilan komunikasi, serta komitmen mereka dalam memajukan pariwisata daerah.
Melalui penampilan yang memukau, penuh percaya diri, serta penguasaan materi yang baik seputar budaya dan pariwisata, Yudi Prasetya berhasil terpilih sebagai Finalis Jajaka Kabupaten Ciamis 2025 dan meraih penghargaan Best Performance.
“Keikutsertaan saya di Pasanggiri Mojang Jajaka ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi pariwisata Ciamis ke khalayak luas,” ujur Yudi.
Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., memberikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa FEBI dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis 2025.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih saudara Yudi Prasetya. Keikutsertaannya dalam Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis tidak hanya membawa nama baik dirinya, tetapi juga mengharumkan nama FEBI dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Penghargaan Best Performance ini membuktikan bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitasnya dalam bidang budaya, komunikasi, dan kepemimpinan,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa prestasi tersebut selaras dengan semangat FEBI untuk mencetak generasi unggul yang inklusif, adaptif, serta berdaya saing global dengan tetap berakar pada nilai budaya dan kearifan lokal.
Ajang ini diharapkan dapat terus melahirkan generasi muda inspiratif yang memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya dan pariwisata daerah, sekaligus menjadi role model bagi anak muda lainnya dalam membangun identitas dan karakter bangsa.

